Kamis, 16 Oktober 2008

Jalan-jalan


Jepret-jepret Ah....



Ini Ridho and Zulfa Keponakannku... Buandelnya minta ampun...!!!

Some Day When I'm Fall in Love




Begitu Indah dunia ini...
bila kita memiliki rasa cinta
rasa sayang
dan pengertian...

Senin, 13 Oktober 2008

Aku Kangen Lagi....

Kupandangi foto fdalam figura di kamarku
Aku bilang: kamu cantik, kamu manis, kamu.....
Lantas kutanya pada hati ini....
Mengapa aku jatuh cinta kepadamu?
Mengapa aku begitu sayang kepadamu?
Mengapa aku tak mau kehilanganmu?
walau sedetik saja; Mengapa?

Apa sih yang membuat aku mencintaimu?
Apa sih yang membuat aku sukar untuk melupakan dirimu?
Kumerasa damai saat didekatmu....
Kumerasa tentram kala bersamamu....

Mengapa aku harus rindu kepadamu?
Apakah ini cinta sejati?
Apakah ini cinta yang selama ini aku cari?
Kemana?
Kemanakah harus aku cari semua jawaban ini?
Kemana?

Kepada Tuhan aku bertanya
Bila memang dia yang Dia ciptakan untukku....
Maka pertemukan kami dalam pelukan bagagia; sang cinta
Indah bersamanya selamanya.


Aku..... dalam kasmaran

Aku Kangen Kamu

Hai cantik, masih ingat kamu dengan semua percakapan kita? hari ini, aku membaca ulang semua perbincangan kita. Entah kenapa, aku kangen banget sama kamu, dan aku malu, ini kejadian yang langka. Aku kembali ke muasalku, mengedepankan rasa, bertungku dan hangat dengannya.

Membaca ulang ucap-riang itu, senyum dan rasa bahagia mendatangiku lagi. Aku takjub pada kebersamaan kita dulu –alir cerita yang dahsyat, alur yang begitu lena, pembagian tawa dan luka yang mahasempurna– yang kini, aduh, entah kemana?

Aku takjub dengan keberanianku dulu, yang demikian nyaman mengungkapkan betapa aku kangen kamu, sayang kamu, dan ingin –suatu waktu– menikmati malam dan hujan denganmu. Aku takjub dengan magnit dan segala suasana, yang membuatku terhubung denganmu, salut dengan diriku yang begitu ikhlas terbuai dengan rasa itu, tanpa takut kehilangan apa pun dari harap yang jelas tak bersandar pada sebuah nisbat tentang kebersatuan.

Kukira, dulu, aku jatuh cinta padamu. Sekarang, aku tahu, aku memang pernah mencintaimu dan mungkin akan mencintaimu lagi, jika kau satukan ruang-waktu untuk kembali menyapaku.

Aah, sudahlah. Aku menyapamu, hanya mengabarkan, betapa aku memutar ulang kembali apa pun tentang kita; semuanya, tanpa sisa, memamahnya, mencoba mengerti, mencari lagi, semoga magnit itu, masih memberi kesempatan untuk menautkan kita, membuat kenangan yang lebih banyak, lebih panjang, lebih melenakan, lebih ngalir, meski tak kita bebankan pada tujuan.

Aku mengenangmu, cantik: mengenangmu, sama seperti ketika kali pertama kita berbaku sapa, kala aku membayangkan kamu, dalam bingkai yang tak tercemari apa pun, sampai kini.

Maafkan, jika kekangenan ini, sekarang, mengganggumu.

Jumat, 10 Oktober 2008

Asmaraku - Asmaramu

Damai di surga damai di dunia
asmaraku asmaramu....
biarkannlah menyatu
dalam bingkai mesra sang cinta

Asmaraku asmaramu....
Biarkanlah dada ini berdetak kencang
rasakan gelora yang membara
membakar semua rasa

Asmaraku asmaramu....
Biarkanlah orang-orang tertawakan kita
Sebab cinta tidak membutuhkan olokan mereka
ini adalah cerita kita

Asmaraku asmaramu....
Biarkanlah menyatu
dalam dekapan dunia
Anugerah sang Kuasa

Asmaraku asmaramu....
Biarkanlah tumbuh dan bersemi
dalam derasnya gelombang lautan
menuju ke muaranya

Asmaraku-asmaramu .....
dipantai cinta
untuk selamanya...

Kamis, 06 Maret 2008

Team Solid




Hari ini aku dapatkan pelajaran paling berharga didunia. bagaimana caranya membuat sebuah team yang solid ternyata sulit, sulit banget. Menyatukan banyak visi, dan misi dan karakter masing-masing orang itu sulit banget.
Bagaimana tidak, team yang selama ini aku anggap paling oke, ternyata tidak ada bedanya dengan kumpulan anak TK yang masih punya keinginan sendiri-sendiri.

Pahami kemampuan
Sebelum memberikan masukan atau perintah kepada orang lain, hal yang paling penting dalam kita melangkah adalah siap untuk memahami kemampuan kita sendiri, dengan demikian kita akan mengetahui apa yang akan dilakukan oleh anggota team kita adalah sesuatu yang sulit atau sesuatu yang mudah. hasilnya tentu kita tidak akan menjadi manusia yang oportunis, plin plan atau apapun yang pada intinya adalah sesuatu yang sangat buruk bagi langkah kita ke depan.

Tegas
Memang untuk membentuk sesuatu utamanya yang berhubungan dengan manusia, satu prinsip kita harus tegas. Tegas disini bukan berarti harus otoriter tunjuk sana atau tunjuk sini dengan seenak diri sendiri, tetapi tegas menempatkan tujuan dan harapan. Apa tujuan kita dengan adanya team ini? apa harapan kita dengan adanya team ini? Intinya tegas yang manusiawi, tegas yang bisa diterima oleh semua anggota team. sebab team itu bukan hanya milik kita pribadi tetapi milik semua anggota yang ada dalam team tersebut.

Pahami Setiap Keinginan
Karena team adalah sekumpulan orang-orang yang memiliki banyak karakter, banyak sifat maka yang harus kita lakukan adalah siap untuk memahami semua karakter yang ada tersebut, tujuannya adalah mendapatkan kekompakan team. Jadi tidak akan ada yang merasa teristimewakan atau terpinggirkan keinginan dari anggota yang bersangkutan.

Satukan visi dan Misi
Kalau semua langkah di atas sudah dapat kita laksanakan dengan baik, langkah selanjutnya adalah menyatukan visi dan misi anggota, tujuan team kita itu apa, target kita itu apa, dan sebagainya.

Tunggu Hasil
Hal terakhir yang akan dapat kita rasakan adalah menunggu hasil dari kesamaan visi dan misi tersebut di atas dan tentu saja apabila kita berhasil dengan visi dan misi kita yang kita dapatkan adalah kepuasan batin yang tentu saja tidak akan dapat dibeli dengan uang berapapun jumlahnya dan pada akhirnya kita akan berkata "Ohh... puas aku dan ternyata aku BISA!!!!".

Semoga bermanfaat

Powered By Blogger
 

Fortuner SUV Terbaik | Century 21 Broker Properti Jual Beli Sewa Rumah Indonesia | Software Toko Program Kasir Terbaik | Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia